Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menilai penting agar melibatkan televisi untuk membantu pembelajaran jarak jauh para siswa saat pandemi COVID-19. Pasalnya, televisi saat ini hanya siarkan omong kosong.

“Ini televisi menyiarkan omong kosong, orang-orang ketawa nggak jelas dan orang-orang konyol akting nggak kelas,” kata Fahri lewat akun twitter @Fahrihamzah, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, ‘omong kosong’ yang disiarkan televisi dilakukan saat sedang rugi. Karena itu, saat ini sebaiknya televisi mulai membantu rakyat untuk melakukan revolusi pendidikan.

“Mendingan bantu rakyat memulai revolusi pendidikan,” kata Fahri.

Sebelumnya, Fahri Hamzah menyentil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikubud), Nadiem Makarim soal permasalahan pendidikan di tengah pandemi COVID-19. Ia mengusulkan agar semua stasiun televisi sebaiknya diwajibkan menayangkan siaran pendidikan sampai 50 persen.

“Pak @nadiemmakarim yth, daripada sampeyan sibuk beli gadget dan pulsa mendingan wajibkan semua TV untuk menyiarkan secara pendidikan sampai 50 persen,” cuit Fahri melalui akun twitter @Fahrihamzah, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, layar televisi saat ini sudah ada di rumah penduduk. Ia juga meminta Jokowi cerdas sedikit membuat kebijakan. Apalagi saat ini ada banyak televisi lokal.