Awan menyerupai smong alias gelombang tsunami muncul di langit Meulaboh Aceh Barat, Senin (10/8/2020). Gambar dan video fenomena alam tersebut langsung tersebar dan viral di media sosial. Awan tersebut juga pernah muncul di sekitar Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar pada hari pertama 2019.

Rahmat, Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Raden Inten saat dihubungi Liputan6.com pernah mengatakan, awan dengan bentuk yang tersebar di media sosial tersebut sangat lazim terjadi. Awan tsunami itu dikenal dengan nama Arcus atau Shelf Cloud. Awan ini bagian dari Awan Cumulonimbus yg membentuk landasan dan gulungan awan di depannya.

“Itu awan kombinasi dari berbagai awan, awan cumulonimbus, awan rendah stratus, dan awan menengah dan tinggi,” ungkap Rahmat.

Rahmat menjelaskan, awan ini membawa potensi hujan lebat yang disertai angin kencang. Sementa untuk periode luruhnya awan tersebut tergantung besarnya, bisa mencapai hingga 1-2 jam. Namun, belum ada penelitian lanjutan yang membuktikan adanya hubungan antara bentuk awan tersebut dengan bakal terjadinya gempa dan tsunami.

“Awan ini sudah beberapa kali muncul di wilayah Indonesia, termasuk yang melintas di wilayah daratan Tuba dan mesuji Mei lalu. Awan ini mudah sekali terbentuk di lautan atau pesisir,” katanya, Senin (10/8/2020).

Sumber: Liputan6