Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama jajaran pejabat tinggi TNI AD melakukan video conference terkait pemantauan berkala penanganan pasien Covid-19 serta kebutuhan alat kesehatan di Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2020).

Dalam video conference, Jenderal TNI Andika Perkasa membahas tentang ketersediaan alat kesehatan untuk kebutuhan plasma convalescent untuk menekan peningkatan orang yang terdampak Covid-19.

“Segala pemenuhan akan kebutuhan penanganan Covid-19 serta plasma convalescent ini akan sangat membantu masyarakat Indonesia,” ujar KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam keterangannya, Kamis (20/8/2020).

Andika juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk segera menyiapkan alat tes PCR. Hal ini guna memantau perkembangan para prajurit yang terdampak Covid-19.

Menanggapi hal ini, Asisten Logistik (Aslog) KSAD, Mayjen TNI Jani Iswanto memastikan bahwa pihaknya siap mendatangkan alat tes PCR.

“Terkait pengadaan alat PCR dari luar negeri dengan total 68 alat, saat ini baru bisa tiba di Indonesia dan masih harus melalui tahap Bea Cukai 8 unit, secepatnya akan didistribusikan ke 8 Rumah Sakit yang diprioritaskan oleh KSAD,” ujar Asisten Logistik (Aslog) KSAD, Mayjen TNI Jani Iswanto.⁣

Donor Plasma Darah

Terkait proses donor plasma darah yang dilakukan perwira Secapa AD yang sudah dinyatakan negatif 2 kali, sejak hari pertama sebanyak 32 orang dan dilanjutkan lagi 8 orang disupport dengan tambahan alat kebutuhan donor plasma darah oleh TNI AD.⁣

“Dua, dukungan alat kepada RSPAD steril connecting divice dan alat pemisah darah sudah tiba. Permintaan plasma convalescent dari rumah sakit lain di antaranya adalah, Rumah Sakit Mayapada Jakarta, Pertamina Jakarta, Siloam Palembang, Ulin Banjar Masin, Husada Surabaya, Telogorejo Semarang,” ujar Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Letjen dr Bambang Dwi Hasto.