Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, mengatakan ada kecenderungan warganet di Twitter membandingkan keseriusan pemerintah membahas omnibus law Undang-undang atau UU Cipta Kerja dengan penanganan Covid-19.

“Lebih dominan ketidakpercayaan terhadap keseriusan pemerintah dalam menangani Covid-19,” kata Ismail dalam webinar, Rabu, 14 Oktober 2020.

Temuan tersebut terekam dalam analisis Drone Emprit pada 14 September-13 Oktober 2020. Drone Emprit mengamati kata kunci pemerintah, Indonesia, pemprov, gubernur, wali kota, kabupaten, propinsi di Twitter.

Ada beberapa cuiitan tokoh nasional yang mendapat banyak tanggapan dari netizen.  Seperti Emil Salim yang mempertanyakan kerja cepat pemerintah dan DPR merampungkan RUU Cipta Kerja juga diterapkan saat mengatasi Covid-19.

Selain Emil Salim, akun Said Didu yang mengunggah daftar sejumlah hal yang akan menghancurkan negara juga dicuit ulang ribuan warganet. Menurut Ismail, warganet merasa terwakili dengan cuitan Didu.

Selain itu, cuitan warganet bernama Beruang Kutub yang memaparkan kesalahan besar sistem kesehatan di Indonesia setelah tujuh bulan pandemi. Juga warganet yang hilang harapan terhadap pemerintah setelah kabar Akmal Taher mundur sebagai Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19.